INDOSPORT.COM - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengirim psywar kepada Real Madrid dengan menyebut bahwa penampilan Los Blancos dibawah arahan Zinedine Zidane tidak memiliki ideologi atau gaya permainan yang jelas.
Disadur dari Football Espana. Simeone menyebutkan bahwa saat seorang pelatih didapuk sebagai juru taktik suatu tim, maka ia harus mengenali tradisi tim tersebut dan mengidentifikasi gaya permainan apa yang pantas diperagakan untuk mencerminkan klub tersebut.
"Ketika seorang Pelatih datang ke sebuah klub, kita perlu memahami sejarah mereka (klub tersebut). Jika kita tidak memahaminya, kita akan mengalami periode yang buruk," ujarnya seperti yang dikutip dari Marca.
Secara gamblang, Diego Simenone menyebut setiap tim yang memiliki sejarah hebat dan dicerminkan dalam gaya permainan mereka. Ajax Amsterdam, Juventus, Barcelona, dan Atletico Madrid ia puji memiliki identitas tersendiri.
Namun tidak dengan Real Madrid dibawah Zinedine Zidane. Menurutnya, Los Merengues hanya mengandalkan setiap talenta dari setiap pemain yang mereka miliki sebagai alternatif untuk mencerminkan sebuah klub.
"Ajax pasti memilikinya (identitas permainan), Barcelona juga, Juventus juga, dan Atletico juga. Namun Real Madrid tidak (memilikinya) karena mereka hanya mengandalkan talenta pemain. Cara mereka untuk menampilkan identitasnya berbeda," pungkas Simeone.
Pernyataan Simeone mungkin mengacu pada minimnya jebolan Madrid yang mampu menembus skuat utama. Los Blancos memang terkenal selalu jor-joran dalam beraktifitas di bursa transfer. Termasuk didalamnya adalah proyek Los Galacticos yang saat ini memasuki jilid ketiga.
Persaingan Atletico Madrid dan Real Madrid akan kembali tersaji di LaLiga Spanyol musim 2019/20. Pertarungan dua tim sekota ini mencapai puncaknya dalam beberapa tahun terakhir termasuk saat keduanya bertemu di Final Liga Champions 2013/14.