Bola Internasional

Kalah di Laga Debut, Eks Pelatih Inter Milan Ngamuk

Sabtu, 24 Agustus 2019 17:14 WIB
Penulis: Ervan Yudhi Triatmoko | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Dino Panato/Getty Images
Mantan pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni, mengamuk usai Esteghlal kalah dar Machine Sazi pada laga pembuka Iran Pro League 2019. Copyright: © Dino Panato/Getty Images
Mantan pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni, mengamuk usai Esteghlal kalah dar Machine Sazi pada laga pembuka Iran Pro League 2019.

INDOSPORT.COM – Mantan pelatih Inter Milan yang kini menangani klub sepak bola Esteghlal, Andrea Stramaccioni, tak kuasa menahan amarah setelah timnya kalah dari Machine Sazi 0-1 pada laga pembuka Iran Pro League 2019, Jumat (23/8/19) lalu.

Tak hanya dibikin naik pitam karena timnya kalah di pekan pertama kompetisi kasta tertinggi Liga Iran, Stramaccioni juga mengeluhkan sikap para peman Esteghlal yang disebutnya kurang profesional.

“Hari ini tidak ada rasa hormat. Kami memulai laga dengan buruk dan Machine lebih baik. Mereka punya banyak kesempatan di menit pertama atau kedua. Saya lupa.”

“Kami tidak pantas menerima kekalahan ini. Saya tidak suka dengan perilaku beberapa pemain yang menjadi starter. Ini adalah hal yang tidak bisa kami hindari. Tapi inilah sepak bola,” kata Stramaccioni dalam sesi koneferensi pers usai laga.

Hal lain yang membuat Stramaccioni tak mampu menahan emosi adalah tidak adanya penerjemah di timnya. Seperti diketahui, pelatih kelahiran Roma itu memang baru dua bulan berada di Iran dan belum menguasai bahasa setempat.

Tidak adanya penerjemah memang sangat menyulitkan kerja Strammacioni dalam melatih tim Esteghlal.

“Saya tidak akan menyerah. Tapi apa yang terjadi hari ini adalah tidak menghormati saya dan tidak menghormati profesi saya.”

“Anda datang dari Italia dan memulai pertandingan pertama lalu mereka memutus (kontrak) penerjemah Anda. Apakah ini sabotase?,” bentak Stramaccioni.

Usai mengamuk di hadapan awak media, Stramaccioni kemudian meninggalkan sesi konferensi pers dengan wajah kesal. Video mencak-mencak pelatih berusia 43 tahun itu pun kemudian viral di dunia maya.

Andrea Stramaccioni sendiri diresmikan sebagai pelatih salah satu klub tenar Liga Iran, Esteghlal, pada Juni lalu. Eks pembesut Sparta Praha dan Panathinaikos itu menandatangani kontrak selama dua tahun di klub yang bermarkas di Stadion Azadi tersebut.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%