Liga Indonesia

Ingin Komunikasi dengan Pemkot Surabaya, Persebaya Berharap Masih Bisa Bermarkas di Stadion GBT

Senin, 30 Desember 2019 15:01 WIB
Editor:
© Fitra Herdian/INDOSPORT
Manajemen Persebaya Surabaya, melalui Sekretaris Ram Surahman masih berharap Pemerintah Kota (Pemkot) membuka komunikasi agar mereka tetap bisa bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Copyright: © Fitra Herdian/INDOSPORT
Manajemen Persebaya Surabaya, melalui Sekretaris Ram Surahman masih berharap Pemerintah Kota (Pemkot) membuka komunikasi agar mereka tetap bisa bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

INDOSPORT.COM - Manajemen Persebaya Surabaya, melalui Sekretaris Ram Surahman masih berharap Pemerintah Kota (Pemkot) membuka komunikasi agar mereka tetap bisa bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Persebaya berharap Pemkot Surabaya bisa memberikan izin terkait pemakaian stadion GBT sebagai kandang untuk Liga 1 musim depan dan ajang Asean Cup Championship (ACC) 2020 nanti.

"Kami berharap dengan adanya momen ini bisa membuka kebaikan hati pemkot," kata Ram Surahman kepada awak redaksi INDOSPORT pada Senin (30/12/19).

Selain itu ajang ACC menurutnya, sekaligus sebagai ajang uji coba stadion sebelum nantinya dipergunakan Piala Dunia U-20 pada 2021 nanti.

"Momen ACC ini bisa jadi ajang uji coba juga," lanjutnya.

"Dari situ Pemkot Surabaya bisa mendapatkan dampak positifnya. Sekaligus juga bisa menyemarakkan Piala Dunia U-20 2021 nanti," sambung Cak Ram.

Meski berharap tetap bisa bermarkas di GBT, namun Manajemen Persebaya punya opsi lain jika memang pada akhirnya mereka harus memindahkan markas karena stadion yang akan direnovasi untuk Piala Dunia U-20 2021. Gelora 10 November (G10N) menjadi kandang alternatif untuk skuat Bajul Ijo di Liga 1 musim depan.

"Intinya kami ingin bermain di Surabaya, kan tidak lucu jika akan bertanding. Tapi kami bermainnya di Batakan seperti kemarin, manajemen Bajul Ijo sampai saat ini siap kapanpun untuk berkomunikasi dan sinkronisasi dengan pemkot," " tutup Ram Surahman,