INDOSPORT.COM - Dampak meluasnya penyebaran virus corona di Indonesia melemahkan berbagai sektor perekonomian. Banyak pelaku usaha yang menjalankan imbauan pemerintah dengan menutup sementara usahanya, termasuk eks bintang klub Liga 1 PSS Sleman yang memutuskan untuk menutup kedai miliknya.
Mantan pemain PSS yang kini menjadi asisten pelatih Persis Solo, Kahudi Wahyu rela menutup kedai bernama 'Warung Boersa' di daerah Karangnongko, Sanggrahan, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.
"Karena pemerintah menghimbau larangan orang berkerumun, akhirnya kedai saya tutup sejak dua pekan lalu. Ini sebagai salah satu upaya membantu memutus penyebaran virus Corona," ungkap Kahudi kepada INDOSPORT, Kamis (09/04/20).
Padahal, pengunjung kedai yang berada kawasan Pugeran, Kecamatan Depok, Sleman itu selalu menjadi tempat nongkrong favorit. Maklum saja, sekitaran kedai milik Kahudi terdapat puluhan kos yang biasa dihuni para mahasiswa yang berkuliah di Yogyakarta.
Tak hanya mahasiswa, sejumlah pelaku sepak bola hingga awak media juga sering nongkrong di kedai itu. Termasuk pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso yang sekaligus sahabat karib Kahudi.
"Kondisi sekarang di sini sudah sepi karena banyak mahasiswa yang pulang kampung. Namun secara umum cukup kondusif," kata sosok yang mengantongi lisensi kepelatihan B AFC tersebut.
Meski menutup kedai, mantan stopper PSIS Semarang itu memang masih memiliki pemasukan dari bidang lain. Utamanya usaha kos-kosan yang sudah dirintis sejak lama.
"Sudah sejak lama saya mengelola dan membangun rumah kos. Ya salah satunya untuk berjaga-jaga kalau kondisi seperti ini (kompetisi berhenti), jadi tetap ada saving pemasukan," tegas Kahudi.