Liga Indonesia

Kisruh PSSI dan Shin Tae-yong, Menpora Tak Mau Intervensi Terlalu Dalam

Senin, 22 Juni 2020 20:59 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Lanjar Wiratri
© Shintya Maharani/INDOSPORT
Menpora Zainudin Amali angkat bicara terkait polemik yang menimpa PSSI dan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Copyright: © Shintya Maharani/INDOSPORT
Menpora Zainudin Amali angkat bicara terkait polemik yang menimpa PSSI dan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

INDOSPORT.COM - Menpora Zainudin Amali angkat bicara terkait polemik yang menimpa PSSI dan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Zainudin Amali mengatakan ia tidak akan terlibat terlalu jauh dalam permasalahan ini.

Hubungan antara PSSI dengan Shin Tae-yong memang sedang kurang harmonis setelah Shin Tae-yong berbicara banyak mengenai kekurangan PSSI ke Media Korea Selatan.

Zainudin Amali menegaskan dirinya tidak mau ikut campur atau masuk terlalu jauh dengan urusan PSSI, namun dirinya akan tetap memantau terlebih kesiapan Timnas untuk Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

"Ini memang pertaruhan besar buat kita, menjadi tuan rumah ini adalah tugas utama kita yang waktu itu juga mendapat jaminan dari kementerian dan lembaga lain Indonesia. Karena jaminan inilah kita akhirnya dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 nanti," kata Menpora.

Terkait Piala Dunia U-20 tahun 2021 ini memang kita telah berhasil menjadi tuan rumah tidak main-main, karena salah satu faktor Presiden Joko Widodo meminta ke Presiden FIFA Gianni Infantino untuk ditunjuk Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021.

"PSSI sebagai federasi cabang olahraga sepak bola kami berikan kesempatan untuk konsentrasi membentuk Timnas Indonesia. Kita men-support tapi tidak mau masuk terlalu dalam, kalau pemerintah masuk terlalu dalam nanti dinilai intervensi karena ada statuta FIFA," jelas Amali.

Amali menambahkan, setidaknya Indonesia tidak hanya sukses sebagai penyelenggara. Namun ia ingin Indonesia sukses pula dalam hal prestasi.

"Persiapan yang ditekankan oleh presiden yaitu sukses penyelanggaraan dan sukses tim nasional. Pemerintah bertugas suporting, oleh karena itu jika ditanya terkait berita antara PSSI dan kami memantau perkembanganya, yang berkontrak itu bukan pemerintah dan pelatih, melainkan PSSI dan Pelatih, jadi silahkan diselesaikan dengan baik, jangan perang steatment," tutup Zainudin Amali.