INDOSPORT.COM – Salah satu bintang Timnas Italia di Euro 2020, Marco Verratti mengatakan lawannya di final, Inggris beruntung mendapat penalti saat menghadapi Denmark.
Verratti menanggapi penalti yang didapat oleh calon lawannya di Final Euro 2020 tersebut, lantaran berhasil mendapatkan keberuntungan di babak semifinal dan mereka pun berhasil memanfaatkannya dengan baik.
Ia menyebut penalti yang didapat Inggris itu adalah penalti lemah lembut, lantaran sentuhan yang terjadi pada gelandang serang Three Lions, Raheem Sterling yang terkena oleh bek kiri Denmark, Joakim Maehle hanyalah sentuhan kecil.
“Saya penalti itu bisa diberi nama penalti yang lemah lembut, tapi ya namanya juga sepak bola, itu sudah menjadi bagian di dalamnya. Tapi sekali lagi saya tekankan, penalti itu bernama penalti lemah lembut, kalau saya yang jadi wasit di laga itu, saya tidak akan tiup peluit,” ujar Marco Verratti kepada Corrierre dello Sport.
Meski demikian, pemain milik PSG itu menekankan jika Timnas Inggris memiliki skuat yang berkualitas yang bisa menyulitkan para pemain Gli Azzurri di pertandingan nanti.
“Saya lihat, Timnas Inggris menunjukkan kinerja yang luar biasa, mereka berhasil melaju ke final untuk pertama kalinya di kejuaraan internasional (Sejak 1966). Mereka baru kebobolan sekali, jadi mereka adalah tim yang solid,” papar Verratti.
“Mereka punya barisan pemain yang hebat, komposisi di setiap lini seimbang sama bagusnya, saya rasa mereka memang pantas berada di final.”
“Buat saya, ini akan menjadi final yang menakjubkan, seru, sengit, dan bisa menciptakan sejarah baru,” tambahnya.
“Timnas Inggris merupakan tim yang mengandalkan fisik, beberapa pemain mereka juga punya skill individu yang bagus, tangguh, dan mereka akan bermain di kandang sendiri yang berarti mereka sangat mengenal rumahnya sendiri.”
Harry Kane merayakan gol yang ia cetak untuk membawa Inggris mengalahkan Denmark di semifinal Euro 2020.“Mereka sangat, sangat kuat, tapi kami adalah tim yang memiliki pemain profesional. Saya yakin, Italia vs Inggris selalu menjadi pertandingan besar dan yang menjadi pemenang hanya satu, semoga itu terjadi untuk kami,” tutup Marco Verratti.
