In-depth

Ten Hag Tak Perlu Panik, Man United Rutin Start Buruk tapi Finis di Papan Atas

Minggu, 1 Oktober 2023 13:25 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© REUTERS/Russell Cheyne
Reaksi pemain Manchester United Bruno Fernandes sangat kecewa usai timnya kebobolan gawang. (Foto: REUTERS/Russell Cheyne) Copyright: © REUTERS/Russell Cheyne
Reaksi pemain Manchester United Bruno Fernandes sangat kecewa usai timnya kebobolan gawang. (Foto: REUTERS/Russell Cheyne)

INDOSPORT.COM – Erik ten Hag tampaknya tak perlu panik dengan start buruk Manchester United karena sejarah berpihak kepada mereka yang kerap finis papan atas di Liga Inggris (Premier League).

Manchester United harus menjalani start buruk di Liga Inggris 2023/2024 ini usai menelan kekalahan 0-1 di kandang dari Crystal Palace, Sabtu (30/09/23).

Dalam laga yang digelar di Old Trafford itu, Erik ten Hag harus melihat anak asuhnya mengakhiri laga dengan tertunduk malu usai lawannya mencetak gol kemenangan lewat Joachim Andersen.

Karena kekalahan itu, Man United saat ini tercatat menjalani start terburuknya sejak 2019/20 lalu dengan hanya mengoleksi 9 poin dari 7 laga.

Di Liga Inggris 2023/2024 ini, Ten Hag hanya mampu membawa Man United meraih 3 kemenangan dan menelan 4 kekalahan dari 7 laga dengan kebobolan 11 gol dan hanya mencetak 7 gol.

Tak ayal catatan buruk ini membuat Ten Hag mendapat sorotan tajam hingga disebut-sebut bakal mendapat pemecatan dari Man United.

Tapi sejarah mencatat, start buruk Man United di era Ten Hag bukan barang baru. Malahan, Setan Merah kerap menjalani start buruk tapi tetap bisa finis di papan atas.

Kapan saja Man United mengalami start buruk di 7 pekan awal Liga Inggris dan berhasil finis di papan atas klasemen? Berikut rangkuman INDOSPORT.

1. Man United di Liga Inggris 2020/21

Pada Liga Inggris 2020/21, Manchester United yang ditukangi Ole Gunnar Solskjaer, mengalami start buruk di 7 pekan awal.

Dalam 7 pekan awal di Liga Inggris 2019/20 itu, Man United hanya menang 3 kali, 1 kali imbang, dan menelan 3 kekalahan dengan raihan 10 poin saja dan duduk di peringkat ke-13 klasemen.

Bahkan parahnya lagi, dalam 7 pertandingan tersebut Man United telah kebobolan 13 gol dan mencetak 10 gol saja.

Meski mengalami start buruk, Solskjaer mampu membawa Man United finis di peringkat kedua dengan torehan 74 poin di belakang Manchester City yang mengoleksi 86 poin.