Pesepeda Asal Indonesia Handika Taklukan Event Dunia Tertua di Paris

Minggu, 27 Agustus 2023 21:21 WIB
Editor: Isman Fadil
© Dokumen Pribadi
Pesepeda asal Indonesia, Handika cetak rekor di Paris. Copyright: © Dokumen Pribadi
Pesepeda asal Indonesia, Handika cetak rekor di Paris.

INDOSPORT.COM - Cyclist atau pesepeda asal Indonesia, Handika berhasil menuntaskan event Paris-Brest-Paris 2023 dalam waktu 62 Jam atau kurang dari 3 hari, yang seharusnya diselesaikan dalam waktu 4 hari. 

Bersama Ej-Sport, Handika dengan bangga menaklukan event Paris-Brest-Paris ini. Serta sebagai persembahan dan hadiah untuk kemerdekaan Indonesia yang ke-78.

"Alhamdulillah saya ucapkan terimakasih pada Tuhan sudah memberikan saya kekuatan sampai hari ini”, ujarnya.

“Badan orang bisa dirantai, tetapi semangat merdeka tidak dapat diikat. Sembari merayakan HUT Indonesia, saya ingin mengajak semua teman-teman penggiat olahraga untuk mendukung saya bersepeda sejauh 1.200 km dari Paris menuju Brest dan kembali lagi ke Paris,” ungkapnya sebelum menuntaskan event tersebut.

Handika merupakan salah 1 dari 5 Spartan Indonesia yang mengikuti event Paris-Brest-Paris 2023. Selain Handika ada Lucky BW, Afandi Munir, Adipati Bob, dan Datya.

Kelima Spartan Indonesia itu mengungkapkan membawa misi kemanusiaan dalam perjalanannya di Paris Brest Paris 2023.

Selain menaklukan event Paris-Brest-Paris, seorang Handika, bersama Ej-Sport mengungkapkan niat mulianya. Bahwa event bersepeda ini untuk didonasikan ke anak yatim piatu di setiap kayuhannya.

“Saya tidak bisa berjuang sendiri. Mari sebarkan misi ini menjadi bagian perjuangan untuk adik-adik yatim piatu. Indonesia bisa, Indonesia mendunia. Misi ini juga sesuai semangat EJ-Sport” tutur Handika, captain tim cyclist Spartan Indonesia.

Tepat sebelum menaklukan salah satu event ultra-cycling bergengsi dan tertua di dunia, yakni Paris-Brest-Paris.

Bukan hanya Handika, namun keempat Spartan lainnya juga berjuang dengan sangat apik di event Paris-Brest-Paris.