In-depth

Refleksi Hasil William Jones Cup 2019 dan Kiprah Timnas Basket Indonesia Berikutnya

Senin, 22 Juli 2019 12:29 WIB
Editor: Abdurrahman Ranala
© timnasputra
Timnas Basket putra Indonesia. Copyright: © timnasputra
Timnas Basket putra Indonesia.

INDOSPORT.COM - Timnas Basket Indonesia kembali meraih hasil buruk di William Jones Cup 2019. Tantangan berat menanti Timnas Basket Indonesia kedepannya. 

Turnamen William Jones Cup 2019 telah berakhir, Minggu (21/07/19). Timnas Basket Indonesia menjalani laga terakhirnya di William Jones Cup 2019 melawan Iran. 

Kaleb Ramot Gemilang dkk menyerah dengan skor 53-95 dari Iran. Kekalahan dari Iran tersebut membuat menjadi juru kunci di William Jones Cup 2019. 

Total dari 8 pertandingan, Indonesia hanya meraih 1 kemenangan dan menderita 7 kekalahan. Satu-satunya kemenangan Indonesia diraih saat menghadapi UBC Thunderbirds Kanada. 

Perbandingan dengan William Jones Cup 2018 

Hasil yang diraih Timnas Basket Indonesia di William Jones Cup 2019  tak jauh berbeda dengan hasil yang diraih pada William Jones Cup 2018. 

Saat itu, Arki Dikania Wisnu dkk juga menjadi juru kunci dengan 1 kemenangan dan 7 kekalahan. Hanya saja, tahun lalu Indonesia berhasil merepotkan Korea Selatan. 

Indonesia memaksa Korea Selatan bertarung hingga babak overtime meski akhirnya kalah 86-92. Sedangkan pada William Jones Cup 2019 Indonesia kalah telak 55-117 dari Korea Selatan. 

Meskipun materi pemain Timnas Basket Indonesia sangat jauh berbeda dengan tahun lalu dan tahun ini Indonesia mampu membuat repot Timnas Jepang. 

Hasil dari William Jones Cup 2019 tentunya harus menjadi bahan evaluasi bagi Perbasi dan Timnas Indonesia meskipun turnamen ini bukan tujuan utama dari Timnas Basket Indonesia. 

Agenda dan Tantangan Berat

Setelah melewati William Jones Cup 2019, Timnas Basket Indonesia akan dihadapkan dengan tantangan yang sesungguhnya. 

Timnas Basket Indonesia akan menjalani laga kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 pada bulan November mendatang. Tak lama berselang tepatnya di Desember, Timnas Basket Indonesia akan mengikuti SEA Games 2019. 

Untuk SEA Games 2019, tentu tantangannya masih sama dengan yang sudah ada sebelumnya, yaitu merebut medali emas dari tangan Filipina. 

Seperti diketahui, dari 19 kali cabor basket diselenggarakan di SEA Games, Filipina memenangkan 17 diantaranya. 

Indonesia sendiri sudah bertemu sebanyak 4 kali melawan Filipina di final SEA Games. Sayangnya 4 pertemuan itu semuanya dimenangkan oleh Filipina dan Indonesia harus puas dengan medali perak. 

Sedangkan tantangan di kualifikasi FIBA Asia Cup lebih berat lagi. Indonesia berada satu grup dengan Filipina, Thailand, dan Korea Selatan. 

Untuk Thailand, Indonesia setidaknya masih lebih unggul dan dalam beberapa pertemuan terakhir juga dimenangkan oleh Indonesia. Sedangkan untuk Filipina dan Korea Selatan, kualitasnya ada di atas Timnas Basket Indonesia. 

Demi Piala Dunia

Agenda demi agenda yang dijalani Timnas Basket Indonesia, mulai dari William Jones Cup 2019, SEA Games 2019, dan kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 muaranya adalah lolos ke FIBA World Cup 2023. 

Meskipun menjadi tuan rumah, FIBA memberi syarat bagi Indonesia untuk lolos langsung ke Piala Dunia FIBA 2023. Timnas Basket Indonesia harus bisa kompetitif paling lambat tahun 2021. 

Timnas Indonesia harus lolos ke putaran final FIBA Asia Cup 2021 agar bisa lolos langsung ke Piala Dunia FIBA 2023.

Langkah paling realistis yang bisa terjadi adalah, Timnas Basket Indonesia menjadi peringkat ke-3 Grup A kualifikasi FIBA Asia Cup 2021. Dengan begitu, Indonesia akan kembali mengikuti babak kedua kualifikasi. 

Pada babak kedua kualifikasi, Indonesia akan memperebutkan 4 tiket tersisa ke FIBA Asia Cup 2021 dengan 5 negara lainnya. 

Jika berhasil lolos, maka otomatis Timnas Basket Indonesia untuk pertama kalinya akan tampil di FIBA World Cup pada tahun 2023 mendatang. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%