Keluarga Jadi Alasan Vince Carter Akhiri Karier di Atlanta Hawks

Rabu, 11 September 2019 18:33 WIB
Penulis: Ervan Yudhi Triatmoko | Editor: Yohanes Ishak
© Basketball Forever
Vince Carter memilih kembali membela Atlanta Hawks pada musim terakhirnya di NBA. Copyright: © Basketball Forever
Vince Carter memilih kembali membela Atlanta Hawks pada musim terakhirnya di NBA.

INDOSPORT.COM – NBA 2019/20 akan menjadi musim terakhir bagi Vince Carter. Shooting guard berusia 42 tahun itu memilih Atlanta Hawks sebagai penutup lembaran kariernya yang membentang selama lebih dari dua dekade.

Carter bergabung dengan Hawks pada musim panas 2018 lalu. Alih-alih mengakhiri karier dengan tim yang berpeluang meraih gelar juara, ia justru memilih kembali membela Hawks di musim terakhirnya.

Pemain kelahiran Florida itu punya alasan khusus mengapa kembali menerima tawaran bermain untuk Atlanta Hawks. Carter mengaku, ia ingin lebih dekat dengan keluaranya, terutama dengan anaknya yang tengah mengenyam pendidikan SMA.

“Saya ingin lebih dekat dengan keluarga. Anak perempuan saya sekarang sudah SMA,” tutur Carter, dikutip dari kanal berita olahraga Clutch Points.

Anak perempuan Carter yang berusia sembilan tahun saat ini bersekolah di Charlotte, North Carolina, Amerika Serikat. Ia senang bisa lebih sering bertemu dengan sang anak karena jarak Atlanta dengan Charlotte tidak begitu jauh.

“Saya memang tidak banyak membicarakan anak saya. Dia adalah murid baru tapi sudah bermain voli di sekolahnya. Jadi saya punya kesempatan untuk mengawasinya,” imbuh Carter.

Pada musim terakhirnya di NBA, Vince Carter sebenarnya bisa bermain di tim mana saja. Namun faktor keluarga membuatnya memilih Hawks sebagai pelabuhan terakhir.

Carter telah menjalani 21 musim bermain di NBA sejak melakukan debut pada tahun 1998 lalu. Ia tercatat pernah membela sejumlah tim, mulai dari Toronto Raptors, Orlando Magic, Dallas Mavericks, hingga kini Atlanta Hawks.

NBA 2019/20 akan menjadi musim ke-22 sekaligus musim terakhir bagi seorang Vince Carter. Juara kontes slam dunk tahun 2000 itu pun akan masuk buku sejarah NBA karena tidak ada pemain lain yang pernah bermain hingga 22 musim.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%