4 Center Terbaik di NBA pada Dekade 2010

Kamis, 28 Mei 2020 21:56 WIB
Penulis: Yosef Bayu Anangga | Editor: Yohanes Ishak
© Photo by Alex Goodlett/Getty Images
Meski tim-tim NBA kini lebih mengandalkan permainan cepat dan tembakan tiga angka, beberapa pemain center tetap menonjol, seperti Rudy Gobert dan Marc Gasol. Copyright: © Photo by Alex Goodlett/Getty Images
Meski tim-tim NBA kini lebih mengandalkan permainan cepat dan tembakan tiga angka, beberapa pemain center tetap menonjol, seperti Rudy Gobert dan Marc Gasol.

INDOSPORT.COM – Meski tim-tim NBA kini lebih mengandalkan permainan cepat dan tembakan tiga angka, beberapa pemain center tetap menonjol, seperti Rudy Gobert dan Marc Gasol.

Dekade 2010-an menjadi tonggak perubahan bagi para pemain center di NBA. Dahulu, tim-tim NBA membangun tim dengan berpusat pada para center dengan meyakini posisi untuk pemain bertubuh besar itu menjadi kunci meraih kemenangan.

Namun beberapa tahun terakhir ini, dipicu kesuksesan Golden State Warriors, tim-tim NBA mulai mengubah pola permainan dengan mengandalkan serangan cepat dan tembakan tiga angka.

Meski demikian, para pemain center tetap menjadi sosok penting dalam tim, meski tak lagi hanya sepenuhnya mengandalkan tinggi badan mereka.

Berikut ini 4 pemain center terbaik di NBA pada dekade 2010 yang mampu berevolusi mengikuti perubahan pola permainan:

4. Joel Embiid

Akhir dekade 2010-an, tepatnya sejak tahun 2017 menjadi momen Joel Embiid menunjukkan penampilan terbaiknya bersama 76ers. Dengan 3 kali penampilan di All Star dan 2 kali pula meloloskan 76ers ke playoff di usianya yang baru 26 tahun, masa depannya di NBA diprediksi bakal cerah.

3. Rudy Gobert

Bintang Utah Jazz ini dikenal memiliki kemampuan defensif yang mumpuni. Pada musim 2016-2017 Gobert menjadi pencetak blok terbanyak, sebelum kemudian memenangkan gelar Defensive Player of The Year pada 2018 dan 2019 dan meloloskan Jazz ke playoff selama 3 musim beruntun.

2. DeMarcus Cousins

Meski kini membela Warriors, Cousins justru menunjukkan permainan terbaik di Kings dan Pelicans sehingga terpilih tampil di All Star selama 4 tahun beruntun. Ia pernah mencatat rataan poin di atas 20 dan rebound di atas 10 selama 5 musim beruntun sebelum akhirnya menurun karena cedera.

1. Marc Gasol

Center asal Spanyol ini pantas disebut yang terbaik selama dekade 2010. Selain tampil 3 kali di All Star dan meraih gelar Defensive Player of The Year saat bermain untuk Grizzlies, Gasol melengkapi prestasinya dengan menjadi juara NBA bersama Raptors pada musim lalu.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%