Gagal di IBL 2022, Bima Perkasa Jogja Rekrut Presiden dan Pelatih Baru

Selasa, 9 Agustus 2022 01:12 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Subhan Wirawan
© iblindonesia.com
Tim bola basket Indonesia, Bima Perkasa Jogja merekrut merombak susunan manajemennya usai gagal di ajang kompetisi bergengsi nasional IBL 2022. Copyright: © iblindonesia.com
Tim bola basket Indonesia, Bima Perkasa Jogja merekrut merombak susunan manajemennya usai gagal di ajang kompetisi bergengsi nasional IBL 2022.

INDOSPORT.COM – Tim bola basket Indonesia, Bima Perkasa Jogja merekrut merombak susunan manajemennya usai gagal di ajang kompetisi bergengsi nasional IBL 2022.

Sebagaimana diketahui Bima Perkasa Jogja gagal memenuhi targetnya meski sudah berjuang habis-habisan di ajang Indonesian Basketball League (IBL) musim 2021/2022.

Tim bola basket perwakilan dari Yogyakarta itu mendapatkan banyak ujian baik di dalam maupun di luar lapangan. Meski demikian, kegagalan pun diterima dengan lapang dada.

Merenungi kegagalan di musim lalu menjadi pelecut semangat untuk memperbaiki performa serta siap tarung di musim selanjutnya.

Bima Perkasa Jogja pun bertekad membuka lembaran baru. Langkah pertama ialah memperkenalkan jajaran manajemen dan pelatih baru untuk bertarung bersama pemain mengarungi kompetisi.

Melansir dari laman resmi IBL, Bima Perkasa Jogja memperkenalkan Dr. Hady Efendy yang mengisi kursi presiden klub.

Sosok Hady Efendy bukanlah nama baru di dunia basket. Ia sempat menjadi dosen di Universitas Hasanuddin lalu dosen senior di Fakultas Teknik University of Malaysia.

Selain itu, Hady dikenal peduli dengan dunia basket tanah air khususnya anak dan remaja. Ia mengelola Pancasona Basketball di Cimahi yang berisi banyak pemain remaja.

Selain mengasah teknik, Hady juga mengedepankan mental dengan mengajak pemain muda uji coba di luar Cimahi. Hady juga cukup lama menjadi bagian dari manajemen Satya Wacana Salatiga, salah satu peserta IBL.

Kini Hady Efendy pun siap mengarungi perjalanan barunya sebagai Presiden dari Bima Perkasa Jogja.