Mengenal Amanda Nunes, Si Ratu KO dan Petarung MMA Wanita Terkuat di Dunia

Senin, 13 April 2020 17:20 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Jeff Bottari/Zuffa LLC/Zuffa LLC via Getty Images
Amanda Nunes, petarung MMA wanita terkuat di dunia. Copyright: © Jeff Bottari/Zuffa LLC/Zuffa LLC via Getty Images
Amanda Nunes, petarung MMA wanita terkuat di dunia.

INDOSPORT.COM – Amanda Nunes bukanlah sosok asing bagi pencinta dunia seni bela diri campuran. Pasalnya, ia disebut sebagai petarung Mixed Martial Arts (MMA) wanita terkuat di dunia.

Terlahir dari seorang ibu yang juga merupakan petarung seni bela diri membuat Nunes telah akrab dengan olahraga keras tersebut. Sang ibunda telah melatih putrinya untuk melindungi diri sendiri sejak dini, sehingga petarung asal Brasil itu memulai hobinya dengan mendalami disiplin karate.

Merasa tak berbakat di bidang akademik, Nunes akhirnya memutuskan untuk terus mengasah keterampilannya di bidang olahraga. Ia juga sempat menggeluti dunia sepak bola, namun tak ada rasa cintanya yang lebih besar dibandingkan bela diri.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Amanda Nunes🦁 (@amanda_leoa) on

Kemudian ia mulai merambah dunia Brasilian Jiu-Jitsu (BJJ) dan judo pada usia 17 tahun dan berhasil meraih sabuk hitam BJJ dan sabuk cokelat di bidang judo. Ia pun mulai mengikuti sejumlah turnamen dan kompetisi amatir pada usia 19 tahun.

Ia mampu mendominasi di ajang Naga World Championship, meraih medali emas di Pan American Jiu-Jitsu Championship dan sejumlah kompetisi tarung lainnya. Amanda Nunes kemudian menjalani debut di Prime MMA Championship 2 2008, dan menelan kekalahan dari Ana Maria lewat submission dengan teknik armbar.

Melansir dari laman Fighting Report, meski demikian kekalahan itu tak membuat dirinya gentar dan ia masih berniat untuk bergabung dengan Ultimate Fighting Championship (UFC) selaku promotor MMA terbesar di dunia.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Amanda Nunes🦁 (@amanda_leoa) on

Namun kepercayaan dirinya sedikit luntur lantaran ia merasa bahwa disiplin karate, BJJ, dan judo yang ia dalami belum cukup untuk bisa bersaing di UFC. Akhirnya ia memutuskan untuk belajar tinju dan capoeira yang membantunya meningkatkan kekuatan dan kecepatannya dalam menyerang.

Akhirnya ia resmi bergabung dengan UFC pada 2013 dan langsung menorehkan kemenangan usai mengalahkan Sheila Gaff lewat keputusan TKO di ronde pertama. Sejak saat itu, ia terus menorehkan catatan gemilang dalam karier MMA profesionalnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Amanda Nunes🦁 (@amanda_leoa) on

Penampilan garangnya di octagon membuat ia dijuluki Ratu KO UFC dan petarung MMA terkuat di dunia, lantaran ia mampu meraih 13 kemenangan lewat TKO/KO, 3 submission, 3 decision dan menelan 2 kekalahan KO, 1 submission dan 1 decision.

Nunes juga berhasil mempertahankan gelar juara dunia UFC di kelas women's bantamweight and featherweight. Hingga saat ini ia telah menorehkan catatan nilai 19-4-0 dalam karier profesional MMA-nya.

Amanda Nunes juga diketahui menjadi petarung MMA pertama yang secara terbuka mengakui bahwa dirinya seorang LGBT. Ia kini menjalin asmara dengan petarung wanita, Nina Ansaroff, yang saat ini tengah mengandung anak tercinta mereka.