Awas! Ancaman Doping Intai Atlet

Jumat, 20 Maret 2015 20:01 WIB
Editor:
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Gatot Dewa Broto selaku Deputi V Kementerian Pemuda dan Olahraga. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Gatot Dewa Broto selaku Deputi V Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Minim Sosialisasi

Kurangnya sosialisai pemerintah terhadap zat yang dilarang ini termasuk bagian penting dalam kelangsungan olahraga tanah air. Selain pemerintah bersinggungan langsung dengan pihak luar, pemerintah dalam hal ini setidaknya mensosialisasikan zat-zat apa saja yang tidak boleh diminum oleh para atlet.

“Kami akui, sosialisasi memang belum efektif. Tapi sekarang akan digalakan lagi, apalagi kan dalam konteks tinjauan. Apalagi sebentar lagi kita akan menjadi tuan rumah Asean Games. Kemarin saat pertemuan dengan OCA, KOI dan Pemerintah, ada pejabat kami yang juga ikut bertanggung jawab mengenai masalah doping nanti di kepanitiaan Asean Games,” jelas Gatot Dewa Broto selaku Deputi V Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Selain itu menurutnya, poin terpenting adalah, Pemerintah akan mendorong dan mulai menggalakan lagi sosialisasi mengenai doping, jangan sampai persiapan Asena Games nanti memberikan stigma negatif pada Indonesia selaku tuan rumah.

“Jangan sampai dalam persiapan Asen Games nanti ada stigma negatif. Nanti-kan OCA ketemu lagi dengan kami di bulan September. Nanti juga akan kita tinjau masalah doping, jangan sampai kejadian seperti Malaysia kemarin,” pungkas Gatot.