Awas! Ancaman Doping Intai Atlet
Untuk bisa menjadi juara, beberapa atlet menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Untuk cabang olahraga, kasus doping terbanyak ditemukan pada cabang angkat berat dan atletik.
Menyikapi hal tersebut, pelatih atlet angkat besi Indonesia, Dirja Wihardja mengungkapkan, atlet-atlet angkat besi Indonesia saat ini masih mengandalkan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) untuk mensuplai suplemen-suplemen bagi atlet angkat besi.
"Sementara kita suplemen minta rekomendasi dari Satlak Prima, cuma sampai sekarang belum tersedia. Kita juga sering konsultasi dengan dokter, juga membuat laporan. Atlet biasanya juga tahu yang biasa (dikonsumsi), mereka tidak akan konsumsi jika tidak dari PB atau Satlak Prima," terang Dirja saat dihubungi INDOSPORT.
Terlebih, atlet-atlet cabang olahraga angkat besi ini tengah dalam persiapan pra-Olimpiade pada bulan Juli-Agustus nanti. Mengenai suplemen, yang pasti mereka meminta rekomendasi dari Satlak agar kasus seperti Indra dan Guntur tidak terulang.