Awas! Ancaman Doping Intai Atlet
Tidak hanya cabang olahraga angkat besi, beberapa cabang olahraga lain juga pasti menerapkan hal yang serupa untuk mengantisipasi agar atlet mereka tidak mengkonsumsi zat yang mengandung doping.
Dihubungi di tempat berbeda, Sekretaris Jendral Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PB Pertina) Martinez dos Santos menjelaskan, mensiasati suplemen yang mengandung doping, Martinez dan tim lebih prefer para atletnya mengkonsumsi makanan yang bergizi, dan sangat jarang Pertina menganjurkan suplemen bagi para atletnya.
"Kalau suplemen tidak ada sampai saat ini, lebih prefer kepada makanan. Kita lebih kepada apa yang kita makan, ya kayak makanan-makanan yang bergizi. Sekarang kalau untuk suplemen tidak ada, kalau dulu masih ada," ungkap Martinez kepada INDOSPORT.
Selain itu, Martinez dan tim selalu memeriksakan atletnya sebelum bergulir atau mengikuti pertandingan/kejuaraan. "Kita ikuti aturan main, selalu periksa doping. Kita juga memberitahu dan mensosialisasikan apa-apa saja yang mengandung doping. Biasanya kita minta arahan dari Satlak dan KOI, apa saja yang mengandung doping," pungkasnya.