Kisah Pahit Panjat Pinang, dari Nasi ke Televisi

Kamis, 18 Agustus 2016 14:46 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
 Copyright:
Kegiatan Asli Warga Asia

Jauh sebelum masuk ke Indonesia, panjat pinang sebenarnya sudah terlaksana di China. Meski tidak menggunakan batang pinang, namun olahraga ini cukup populer di dataran Fujian dan Guangdong.

Olahraga ini pertama kali diselenggarakan pada masa Dinasti Ming di tahun 1386-1644 M. Olahraga ini dilakukan tahunan dalam penyelenggaraan festival tahunan.

Pada masa Dinasti Qing, olahraga ini sempat dilarang. Pasalnya, olahraga ini sempat menimbulkan korban jiwa.

Tak hanya di dataran China, panjat pinang juga memasyarakat di Taiwan. Panjat pinang dilakukan saat masyarakat tengah menggelar festival Zhong Yuan.

Festival ini juga dikenal sebagai festival hantu lapar. Dalam kepercayaan mereka, pada bulan ketujuh setiap kalender China, pintu neraka akan terbuka.

Untuk itu, masyarakat akan menyediakan berbagai hadiah bagi para hantu. Selain itu berbagai acara seperti panjat pinang juga diselenggarakan sebagai hiburan.

Pada masa pendudukan Jepang, panjat pinang kembali diselenggarakan. Namun, pasak pinang dibuat lebih tinggi dan bisa setara dengan bangunan 3 lantai.

309