On This Day: Kematian Sindelar Si Anti-Fasis yang Gunakan Sepakbola Melawan NAZI
Saat masih remaja, ia sudah mendapatkan julukan unik, yakni Der Papierene atau The Paper Man, yang dalam bahasa Indonesia berarti Si Tukang Koran. Alasannya bukan karena ia adalah tukang koran, melainkan karena kelincahannya.
Saat masih bermain bola di tanah becek dan lembap Wina, Sindelar acap kali menyulitkan penjaganya karena kegesitannya saat membawa bola. Hal ini kemudian menginspirasi teman-temannya untuk menjulukinya Si Tukang Koran, seperti tukang koran yang gesit dan cepat mengirimkan koran ke rumah-rumah warga.

Sindelar saat unjuk kebolehan dengan menimang-nimang bola.
Selain itu, ada juga teori lain yang menyebut jika Sindelar trauma akan cedera lutut kambuhannya. Sejak kecil, Sindelar memang pernah mendapatkan cedera lutut, dan untuk menghindari cedera yang sama, ia kemudian melatih kecepatan dan fisiknya.