Bola Internasional

Inilah Kisah 4 Bintang yang Putuskan Pensiun di Akhir Musim Ini

Senin, 20 Mei 2019 16:24 WIB
Penulis: Fuad Noor Rahardyan | Editor:
© pinterest.com
Xavi Hernandez, legenda Barcelona yang memilih untuk pensiun pada akhir musim 2018/19 usai menjajal sepak bola Qatar. Foto: pinterest.com Copyright: © pinterest.com
Xavi Hernandez, legenda Barcelona yang memilih untuk pensiun pada akhir musim 2018/19 usai menjajal sepak bola Qatar. Foto: pinterest.com
Xavi Hernandez dan Robin van Persie

1. Xavi Hernandez

Nama yang satu ini sangat melekat dengan klub raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona. Ia bergabung ke Blaugrana lewat akademi La Masia sejak berusia 11 tahun. Pada musim 1998/99, ia mulai menembus tim utama Barca di bawah asuhan manajer Louis van Gaal.

Hingga musim 2015/16, Xavi mencatatkan 769 penampilan bersama Barcelona di semua kompetisi. Pemain berposisi gelandang tengah ini mencetak 85 gol dan 182 assist. Peran pentingnya di lini tengah melahirkan kesuksesan yang amat besar.

Bagaimana tidak, ia meraih 27 trofi dengan rincian LaLiga Spanyol (8), Piala Super Spanyol (8), Copa Del Rey (3), Liga Champions (4), Piala Dunia Antarklub (2), dan Piala Super Eropa (2). Tak hanya itu, ia juga merengkuh gelar Piala Dunia 2010 bersama Timnas Spanyol.

Perannya di lapangan hijau membuatnya dipuji sebagai salah satu gelandang terbaik dalam sejarah sepak bola modern. Ia berperan dalam terjadinya gol yang tak terhitung banyaknya dengan umpan dan penempatan posisinya.

Sejak musim 2015/16, ia hengkang ke Qatar untuk membela Al-Sadd. Ia telah tampil dalam 85 pertandingan, dengan torehan 22 gol dan 28 assist. Dengan keputusannya pensiun pada akhir musim ini, ia resmi mengakhiri kariernya di umurnya yang ke-39.

2. Robin Van Persie

© Four Four Two
Pemain Feyenoord, Robin van Persie. Copyright: Four Four TwoPemain Feyenoord, Robin van Persie.

Striker jebolan akademi Feyenoord Rotterdam ini mulai menembus tim utama klub yang sama pada musim 2001/02. Ia mulai mencuri perhatian ketika berhasil menjuarai Piala UEFA pada musim yang sama.

Konsistensi van Persie di Feyenoord menarik hati Arsene Wenger untuk memboyongnya ke Arsenal pada 2004/05 dengan harga 4,05 juta poundsterling (74,2 miliar rupiah).

Meski di Feyenoord dan Arsenal sama-sama meraih tiga gelar, puncak kesuksesannya ialah ketika menjuarai Liga Primer Inggris bersama Manchester United pada musim 2012/13. Pada musim yang sama, ia mencetak 26 gol dan menjadi top skorer. Gol tendangan volinya ke gawang Aston Villa menentukan gelar liga pertamanya di Inggris.

Setelah sempat bermain untuk Fenerbahce, ia kemudian memutuskan pensiun di klub masa kecilnya, Feyenoord. Ia gantung sepatu pada usia 35 tahun. Publik sepak bola dunia akan selalu terkenang gol ikonik sundulan terbangnya ke gawang Iker Casillas pada Piala Dunia 2014.