Steven Gerrard Pernah Buat Seorang Nenek Menangis, Ada Apa?

Rabu, 10 Juli 2019 15:07 WIB
Penulis: Edo Bramantio | Editor:
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Eks pemain bintang Liverpool yang saat ini menjadi pelatih klub sepak bola Rangers, Steven Gerrard, pernah membuat seorang nenek menangis.

Seorang wanita bernama Alison menceritakan kisah mengharukannya ketika Gerrard memberinya kejutan dengan meneleponnya secara langsung dan mengundangnya untuk bertemu.

Kisah ini diawali dengan seorang pemuda bernama Robbie Fleming yang sangat mengidolakan Gerrard. Fleming yang berusia 26 tahun tersebut sangat ingin bertemu dengan sang bintang sepak bola itu. Ia juga ingin mengajak anaknya, Jack, yang saat ini telah berusia sembilan tahun.

Akan tetapi, sebelum mimpi indahnya untuk bertemu dengan legenda Anfield tersebut terwujud, Fleming justru meninggal dunia seperti dilansir dari laman portal berita olahraga Mirror.

Ibu Fleming yang juga sekaligus nenek dari Jack, suatu hari mendapatkan panggilan telepon dari Steven Gerrard, satu tahun setelah kematian anaknya itu.

"Saya sampai gemetar dan menangis melihat foto anak saya muncul di layar ponsel. Ketika saya menjawab panggilan itu, dia berkata, 'Halo, Steven Gerrard di sini'," ujar Alison.

"Dia (Gerrard) mengungkapkan rasa sedihnya karena tidak bisa bertemu dengan Robbie. Saya mulai menangis waktu itu dan dia berkata, 'tolong, jangan menangis, saya jadi ingin ikut menangis'," lanjutnya.

"Steven lalu berkata kepada kami bahwa ia telah bicara dengan seseorang dan mereka akan membawa kami ke Liverpool untuk bertemu dengannya secara pribadi," tambahnya.

"Steven telah membuat Jack yang tadinya murung, sekarang bisa tersenyum lebar. Yang pasti, meskipun anak saya tidak bisa ikut, tapi saya yakin dia akan bangga melihat bahwa Jack dan dua saudaranya akan bertemu dengan Steven nantinya," pungkas Alison.

Steven Gerrard sendiri memulai karir senior sepak bolanya di Liverpool pada 1998-2015 yang lalu. Setelah itu, ia pindah ke klub Major League Soccer (MLS), LA Galaxy pada 2015-2016. Setelah itu, ia memutuskan untuk pensiun sebagai pemain dan memulai karir kepelatihannya bersama Rangers dari 2018 yang lalu.