INDOSPORT.COM - Derby Milan atau pertarungan sepak bola antara dua klub raksasa Liga Italia, AC Milan vs Inter Milan, pernah menjadi yang terpanas di dunia. Laga sengit yang biasa dikenal dengan Derby della Madonninna ini selalu dinanti-nantikan penggemar sepak bola Serie A Italia.
Namun begitu, seiring menurunnya performa kedua tim, pamor Derby Milan pun ikut anjlok. Akan tetapi, memasuki dekade baru, kedua tim tengah menyusun kekuatannya kembali.
Musim lalu Inter sanggup menjadi runner-up Liga Italia, dan musim 2020-2021 ini, AC Milan tampil meyakinkan. Semoga keduanya bisa kembali di level teratas.
Bicara soal derby, maka banyak sekali hal yang menarik untuk dibahas. Mulai dari laga panas banjir kartu, comeback-comeback gila, sampai aksi nekat suporter, dan tentunya pertunjukkan para legenda lapangan hijau dari kedua tim.
Nama-nama beken dari AC Milan seperti Rui Costa, Kaka, Shevchenko, Inzaghi, Maldini, Nesta, Boban, trio Belanda dan lainnya pernah menancapkan sejarah dalam rivalitas ini.
Begitu juga di kubu Inter seperti Christian Vieri, Javier Zanetti, Esteban Cambiaso, Sinisa Mihajlovic, Dejan Stankovic, Adriano, Materazzi, Toldo, Obafemi Martins, dan lainnya.
Lalu, derby mana saja yang pantas untuk dikenang sepanjang masa? Berikut ini kami pilihkan lima di antaranya untuk Anda.
1. Inter 3-2 AC Milan (11 Desember 2005)
Pertemuan sengit antara Milan melawan Inter pernah terjadi pada 11 Desember 2005. Laga ini adalah partai pertama setelah derby ikonik di perempatfinal Liga Champions pada bulan April tahun tersebut.
Inter yang di Liga Champions saat itu digasak Milan 3-0 mengusung misi balas dendam di Liga Italia. Balas dendam pun sukses dilampiaskan Nerazzurri pada laga ini lewat kemenangan dramatis 3-2.
Duel ini berlangsung sengit ketika Adriano dan Shevchenko sama-sama mencetak gol untuk menutup babak pertama dengan hasil imbang 1-1. Pada babak kedua, striker ikonik Inter, Obafemi Martins, membawa Nerazzurri unggul sebelum kembali disamakan oleh bek Milan, Jaap Stam.
Inter akhirnya sukses memastikan kemenangan usai mencetak gol di masa injury time, lagi-lagi lewat aksi Adriano. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri rekor tak pernah menang Inter atas Milan dalam 10 pertemuan terakhir sebelumnya kala itu.
2. Inter 0-3 AC Milan (12 April 2005)
Ingatkah Anda dengan foto ikonik yang menampilkan Rui Costa dan Marco Materazzi saling berdampingan menatap kepulan asap api flare yang masuk ke lapangan? Ya, momen tersebut terjadi pada derby satu ini.
Inter Milan menatap leg kedua perempatfinal Liga Champions 2004-2005 dengan misi sulit. Mereka sudah kalah 0-2 di leg pertama.
Namun, Inter yang saat itu dilatih Roberto Mancini gagal mencuri gol cepat untuk kebangkitan tim. Gawang Fransesco Toldo justru dibobol oleh Andriy Shevchenko pada menit ke-30.
Pertandingan berjalan alot bagi Inter Milan. Gol tak kunjung juga tercipta.
Hal ini memancing amarah suporter. Tifosi Inter yang tak puas melempar flare ke lapangan yang salah satunya mengenai kiper Milan, Nelson Dida.
Lapangan pun bak medan perang yang penuh api dan kepulan asap. Wasit menilai laga sulit untuk dilanjutkan dan menyatakan kemenangan 3-0 untuk AC Milan.