Liga Indonesia

Kasus Penyebaran Covid-19 Naik Tajam, LIB Tak Berniat Pindahkan Liga 1 dari Bali

Kamis, 3 Februari 2022 15:45 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Isman Fadil
© Nofik Lukman Hakim/Indosport.com
Selebrasi penyerang Bali United, Lerby Eliandry meminta maaf setelah mencetak gol ke mantan klubnya, Borneo FC dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (29/1/22) sore. Foto: Nofik Lukman Hakim/Indosport.com Copyright: © Nofik Lukman Hakim/Indosport.com
Selebrasi penyerang Bali United, Lerby Eliandry meminta maaf setelah mencetak gol ke mantan klubnya, Borneo FC dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (29/1/22) sore. Foto: Nofik Lukman Hakim/Indosport.com

INDOSPORT.COM - Kasus penyebaran virus Covid-19 di kancah Liga 1 memang tengah mengalami peningkatan. Hampir setiap harinya klub melaporkan kasus positif Covid-19 yang diderita pemain maupun ofisialnya.

Liga 1 musim ini memang sudah memasuki seri keempat dan berlangsung di Bali. Berbeda dengan seri-seri sebelumnya, Liga 1 pada seri 4 ditemukan banyak kasus positif Covid-19.

Terkait hal ini, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator tak tutup mata. Diutarakan oleh Direktur Operasional,  Sudajarno bahwa LIB terus melakukan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Namun untuk memutus mata rantai penyebaran tersebut, Sudjarno menegaskan tidak akan memindahkan lokasi Liga 1 seri 4. Baginya Liga 1 seri 4 akan tetap berlangsung di Bali.

Memang berdasarkan data dari LIB sampai Selasa (01/02/22), ada 58 pemain dan 12 ofisial klub Liga 1 yang terpapar virus corona. Lonjakan kasus ini membuat beberapa pihak meminta LIB memindahkan lokasi pertandingan dari Bali ke daerah lain seperti Jawa Tengah atau Jabodetabek.

"Bali sudah ada peningkatan covid. Sama halnya dengan bagaimana kita memutus mata rantai di lingkungan klub itu sendiri. Ketika terjadi kenaikan, kami juga tidak ingin memberikan kontribusi kenaikan itu," buka Sudjarno.

"Oleh karena itu, sekali lagi kami meminta klub untuk bagaimana mencegah dan sama-sama menerapkan protokol kesehatan ini sehingga di Bali ini yang kita laksanakan Insyaallah belum ada pemikiran pindah dari Bali," tambah ia.