In-depth

Liverpool Tak Sendiri, Klub The Big Six Kerap Dikerjai Wasit dan VAR saat Lawan Spurs

Minggu, 1 Oktober 2023 14:20 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© REUTERS/David Klein
Liverpool nyatanya bukanlah satu-satunya tim Liga Inggris yang menjadi korban wasit dan VAR saat bertanding melawan Tottenham Hotspur. Copyright: © REUTERS/David Klein
Liverpool nyatanya bukanlah satu-satunya tim Liga Inggris yang menjadi korban wasit dan VAR saat bertanding melawan Tottenham Hotspur.

INDOSPORT.COM – Liverpool nyatanya bukanlah satu-satunya tim Liga Inggris yang menjadi korban wasit dan VAR saat bertanding melawan Tottenham Hotspur.

Kepemimpinan wasit dan keputusan VAR menjadi sorotan di laga Tottenham Hotspur vs Liverpool, Sabtu (30/09/23) malam WIB.

Dalam laga tersebut, Liverpool harus menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah. Kekalahan itu ditengarai karena keputusan kontroversial wasit dan VAR.

Keputusan kontroversial itu hadir dari dianulirnya gol Luis Diaz yang diduga terjebak Offside. Tapi dalam tayangan ulang, pemain Kolombia itu berada di posisi Onside.

Tak ayal hal tersebut menjadi sorotan. Terlebih setelah Badan Wasit Inggris (PGMOL) mengakui adanya kesalahan dari keputusan itu.

Nyatanya, Liverpool ternyata bukanlah klub The Big Six baru yang jadi korban kepemimpinan wasit dan VAR saat melawan Spurs. Siapa saja klub besar lainnya yang jadi korban wasit dan VAR?

1. Manchester United

Sebelum wasit dan VAR membuat keputusan kontroversial bagi Liverpool, ada Manchester United yang lebih dulu menjadi korban wasit dan VAR saat menghadapi Spurs.

Hal tersebut terjadi di pekan kedua Liga Inggris 2023/2024 saat Man United tumbang dengan skor 0-2 di markas Spurs pada Agustus 2023 kemarin.

Dalam laga tersebut, Man United merasa dicurangi oleh wasit dan VAR usai Cristian Romero melakukan Handball saat menahan sepakan Alejandro Garnacho.

Wasit yang memimpin laga yakni Michael Oliver menganggap hal tersebut bukanlah penalti, meski sudah diintervensi oleh VAR.

Alhasil, Man United kemudian tumbang dengan skor 0-2 dan membuat Bruno Fernandes geram serta meminta Michael Oliver meminta maaf.