Nasib buruk menimpa Timnas U-19 Filipina di ajang AFF U-18 Myanmar tahun ini. Anak asuhan Jose Maria Anoche Aberasturi masih menjadi juru kunci grup B dan mengalami kekalahan demi kekalahan dengan skor yang selalu membuat para pemainnya tertunduk lesu.
Di laga pertama, Filipina U-19 harus takluk 2-3 dari Brunei. Di laga kedua, mereka kembali menelan kekalahan setelah digunduli Egy Maulana cs dengan skor telak 0-9 dan di laga ketiga mereka kembali takluk dari Vietnam dengan skor 0-5.
Filipina hanya mampu menceploskan dua gol sementara mereka telah kemasukan tujuh belas gol dari tiga laga yang dijalani. Adalah penjaga gawang Quincy Kammeraad yang menjadi salah satu sosok yang paling menderita dalam turnamen ini.
Didapuk menjadi penjaga gawang utama, kiper muda ini harus rela gawangnya dirobek-robek oleh para pemain Timnas lawan. Ia bahkan sempat meneteskan air mata saat tak kuasa menahan air mata kesedihan kala gawangnya berkali-kali dijebol oleh pemain Timnas U-19 Indonesia. Ia bahkan harus menerima kartu merah dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 9-0 tersebut.
- Nonton Bareng Kiper Filipina, Indra Sjafri 'Intip' Kekuatan Vietnam
- Alasan Gawang Filipina Dihujani Sembilan Gol Terkuak
- Diserbu Warganet Indonesia, Kiper Filipina Akhirnya Membalas
- Menang Fantastis atas Filipina, Timnas U-19 Curi Perhatian Luis Milla
- Bukan Karena Kebobolan 7 Gol, Ini Alasan Kiper Filipina Menangis Saat Melawan Timnas U-19
- Meski Menang Telak dari Filipina, Timnas Indonesia Belum Bermain 100 Persen
Meskipun sempat terpukul, Quincy Kammeraad masih memiliki optimisme. Melalui akun Instagramnya @quincykammeraad, ia menunjukkan kesiapannya untuk menghadapi laga berikutnya kontra tuan rumah Myanmar. Ini adalah comeback sang kiper setelah absen saat laga melawan Vietnam.
Kiper muda ini memang sempat mendapatkan perhatian dari publik. Berbagai dukungan diberikan oleh warganet, termasuk juga pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri.