Pada 16 Februari 2018 mendatang, etnis Tionghoa di Indonesia secara serentak merayakan perayaan tahun baru mereka, atau yang lebih dikenal dengan istilah Imlek. Dalam perayaan tersebut, setiap tahun diibaratkan sebagai hewan.
Pada Imlek 2017 lalu disebut dengan tahun ayam api. Sedangkan untuk 2018 ini, ditandai sebagai awal tahun anjing tanah. Bagi masyarakat Tionghoa, tahun-tahun yang diibaratkan dengan binatang tersebut sangat penting, karena dianggap memiliki keterkaitan dengan shio saat mereka lahir.
Peruntungan ditahun anjing tanah ternyata bukan hanya dirasakan oleh kaum pebisnis dan segelintir orang saja. Melainkan juga dirasakan klub kebanggan masyarakat Jawa Timur, Persebaya Surabaya.
Pengurus klenteng, Kong Tik Tjoen Ong membaca peruntungan Persebaya pada tahun Anjing Tanah.Pengurus klenteng Kong Tik Tjoen Ong, yang berada dikawasan Jalan Cokroaminoto, Surabaya, Jawa Timur pun mencoba untuk membaca peruntungan yang dimiliki oleh tim besutan Angel Alfredo Vera.
Menurut pengurus bernama Sudiman itu, di tahun anjing tanah ini Persebaya tidak banyak mendapatkan permasalahan yang sangat berat. Namun, meski tidak banyak mendapatkan permasalahan, Sudiman tetap memberikan saran agar mereka tidak terlena.
"Permasalahan kan dapat datang dari mana saja, kita sebagai umat harus menjaga," katanya.
Pengurus klenteng, Kong Tik Tjoen Ong membaca peruntungan Persebaya pada tahun Anjing Tanah.Persebaya sendiri memiliki shio kelinci apabila dilihat dari hari kelahiran tim kebanggaan Bonek, yakni Juni 1927.
"Shio kelinci masih aman, tapi masa kita dalam satu tahun tidak ada masalah pasti ada. Hanya kitanya saja yang harus pandai-pandai menghindari masalah" beber Sudirman.
Persebaya sendiri saat ini tengah mempersiapkan diri jelang Piala Gubernur Kaltim 2018 yang akan berlangsung mulai 23 Februari hingga 4 Maret 2018. Mereka tergabung di Grup B bersama Persiba Balikpapan, Madura United FC, dan Sriwijaya FC.