In-depth

Sudah Sering Buang Uang, Ini Deretan Transfer Gagal Chelsea sebelum Era Todd Boehly

Kamis, 9 Juni 2022 15:15 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
© REUTERS-Andrew Couldridge
Todd Boehly (tengah), pemilik baru Chelsea. Foto: REUTERS-Andrew Couldridge. Copyright: © REUTERS-Andrew Couldridge
Todd Boehly (tengah), pemilik baru Chelsea. Foto: REUTERS-Andrew Couldridge.
Siapa Lagi?

Chris Sutton

Didatangkan dari Blackburn Rovers pada tahun 1999 dengan nilai transfer 10 juta poundsterling, yang mana cukup lumayan pada saat itu.

Sayangnya label 10 juta itu tidak mampu dibuktikannya dengan performa yang sepadan. Di samping itu, ia juga kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan Chelsea yang saat itu diasuh Gianluca Vialli.

“Saya membuat Vialli kecewa. Dia adalah pria baik dan menghabiskan 10 juta poundsterling untuk saya tidak membantu karier manajerialnya,” ujar Chris Sutton kepada Planet Football.

Mohamed Salah

Sebelum bersinar di Liverpool, Mohamed Salah sempat menjadi bagian Chelsea selama periode 2014-2016.

Akan tetapi, alih-alih melejitkan kariernya, masa-masanya sebagai pemain di klub London tersebut lebih sering dihabiskan sebagai pinjaman.

Andriy Shevchenko

Disebut-sebut sebagai salah satu pemain idaman Roman Abramovich, yang baru mendarat di Chelsea pada 2006.

Diboyong dengan harga 30 juta poundsterling, penampilannya ternyata tidak maksimal meski pada dasarnya tidak buruk-buruk amat.

Mendarat di kompetisi sekeras Liga Inggris di usia 30 tahun nampaknya cukup berat bagi bintang asal Ukraina ini pada waktu itu.

Juan Cuadrado

Sebelum sukses bersama Juventus, pemain yang satu ini mengalami masa-masa sulit saat berseragam Chelsea.

Tidak banyak yang bisa dilakukan Jose Mourinho untuk Juan Cuadrado, hingga akhirnya ia mengirim sang pemain sebagai pinjaman ke Juvntus yang akhirnya mempermanenkannya.