Demi Menonton Mkhitaryan, Jurnalis Armenia Berkendara 1.300 Kilometer ke Rusia

Sabtu, 11 Maret 2017 20:25 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
© Andrey Bogunov/Anadolu Agency/Getty Images
Henrikh Mkhitaryan cetak gol ke gawang FC Rostov. Copyright: © Andrey Bogunov/Anadolu Agency/Getty Images
Henrikh Mkhitaryan cetak gol ke gawang FC Rostov.

Sekitar 5-6 jurnalis dari Armenia hadir langsung ke stadion Olimp-2 di Kota Rostov. Mereka bukan hanya ingin meng-cover leg 1 babak 16 besar Liga Europa saja, melainkan memberikan dukungan langsung kepada pahlawan negara mereka, Henrikh Mkhitaryan.

Sebelum memutuskan untuk terbang ke Rostov yang berjarak 1.300 kilometer dari Armenia melewati perbatasan Georgia dan Rusia, mereka sempat was-was bahwa manajer Jose Mourinho akan mengistirahatkannya karena cedera yang belum sembuh benar.

Namun semua terbayar saat starting line-up memperlihatkan nama Mkhitaryan di susunan pemain. Mengetahui hal tersebut, perwakilan MUTV, Stewart Gardner meng-interview Robert Gasparyan, jurnalis Vivaro News, beserta rekan-rekannya dari Armenia.

"Kami dengar dia (Mkhitaryan) mengalami cedera, tapi kami yakin dia akan dimainkan. Kami tidak tahu apakah Mourinho bakal memainkannya atau tidak, tapi kami tetap berangkat, dan hari Selasa baru diketahui dia diikutsertakan," kata Gasparyan kepada MUTV.

Seperti layaknya Evan Dimas atau Andik Vermansah di Indonesia, sosok Mkhtaryan adalah idola di Armenia. Saat mengatahui sang 'pahlawan' hijrah dari Borussia Dortmund ke Manchester United, Gasparyan mengatakan jika kepindahan itu menjadi viral di negaranya.

"Ketika dia hijrah ke Manchester United, seperti ada bom di Armenia. Semua orang mengira Mkhitaryan akan ke Juventus atau Arsenal, tapi ternyata justru ke klub terbaik di dunia, Manchester United!" tambahnya lagi.

Perjuangan mereka menuju Rostov patut diacungi jempol. Memiliki opsi untuk terbang menggunakan pesawat, rombongan wartawan itu memilih untuk mengendarai mobil sejauh 1.300 kilometer, hampir setara perjalanan Jakarta-Surabaya pulang pergi (30 jam).

"Naik pesawat akan lebih mudah buat kami, tapi akhirnya kami memilih menggunakan mobil dan berkendara sejauh 1.300 kilometer melewati Armenia, Georgia, baru kemudian Rusia. Kesulitannya adalah ketika melewati perbatasan, pengecekan paspor sungguh menyita waktu," tukasnya.

Jerih payah mereka akhirnya terbayar ketika sampai dan melihat Mkhitaryan ikut bermain sebagai starter. Tidak hanya itu saja, pahlawan Armenia itu juga mencetak gol bagi Setan Merah.

"40 persen warga Rostov adalah orang Armenia. Senang rasanya melihat banyak bendera Armenia dan penonton menyanyikan lagu-lagu tentang Mkhitaryan. Hasil imbang tentu tidak ideal, tapi di Old Trafford, kami yakin United bisa mengunci kemenangan," pungkas Gasparyan.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
100%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%