Sebut Trump 'Chirolita', Amerika Serikat Hadang Maradona

Jumat, 2 Februari 2018 07:50 WIB
Penulis: Annisa Hardjanti | Editor: Abdurrahman Ranala
©
Diego Maradona, legenda Timnas Argentina. Copyright: ©
Diego Maradona, legenda Timnas Argentina.

Legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona kembal gagal masuk ke Amerika Serikat. Kabarnya, mantan pemain Timnas Argentina berjuluk si Tangan Tuhan tersebut mendapat larangan masuk ke negara Paman Sam akibat aksi yang ia lakukan pada Presiden Donald Trump. 

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan pada program 'Buenos Dias America', pengacara Maradona, Matias Morla menjelaskan kepada publik soal kenyataan yang sebenarnya terjadi menyangkut Maradona dan larangan tersebut. 

© dailymail.co.uk
Caption Copyright: dailymail.co.ukDiego Maradona ketika masih berlaga di Timnas Argentina

Ketika menjalani program wawancara dari sebuah media di Venezuela, Telesur, pelatih Al Fujairah di Uni Emirat Arab tersebut ditanyai tanggapannya soal Trump. Akhirnya Maradona pun mengungkapkan pandangannya soal presiden kontroversial itu.

"Donal Trump  adalah chirolita," ungkap Maradona, dikutip Marca lewat wawancaranya bersama media tersebut. Chirolita sendiri memiliki makna sebagai seseorang yang berada di bawah sebuah perintah, bekerja seperti boneka.

Maradona sendiri berangkat ke Amerika Serikat guna menghadiri pengadilan dengan mantan istirnya, Claudia Villafane yang membeli sebuah properti dengan nama gadisnya ketika dirinya sudah menikah dengan Maradona.

Pria berusia 57 tahun tersebut tercatat pernah melatih Timnas Argentina mulai November 2008 sampai Juli 2010. Untuk Argentina Maradona tampil sebanyak 91 kali dan mencetak 34 gol. Maradona sendiri masuk dalam deretan pesepakbola terbaik bersama Pele, Johan Cruyff dan Christian Vieri.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
100%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%