Konsisten Dukung eSports Indonesia, Imam Nahrawi 'Mabar' Arena of Valor

Selasa, 29 Januari 2019 20:48 WIB
Penulis: Shintya Maharani | Editor: Rafif Rahedian
© Fitra Herdian Ariestianto/INDOSPORT
Menpora Imam Nahrawi saat menghadiri wisuda universitas di Surabaya. Copyright: © Fitra Herdian Ariestianto/INDOSPORT
Menpora Imam Nahrawi saat menghadiri wisuda universitas di Surabaya.

INDOSPORT.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi terlihat penuh antusias untuk "mabar" atau main bareng Arena of Valor di peluncuran program kompetisi Youth National Esports Championship 2019 pada Selasa (29/01/19) di Aula Wisma Kemenpora.

Selama 10 menit lamanya, Imam masuk dan bergabung dengan tim EVOS untuk melawan tim GGWP dengan memilih karakter lokal, Wiro Sableng.

"Tadi saya deregdeg (deg-degan) juga sih karena saya harus berpartner dengan sahabat-sahabat yang sudah bermain lebih awal (ahli) ya," ujar Imam usai bermain.

"Tadi menggunakan karakter Wiro Sableng, dan sudah berjuang dengan baik, tapi tentu teman-teman bisa lihat tadi hasilnya seperti apa ya," timpalnya sambil tertawa.

Langsung turun mencoba cabang olahraga baru yang sedang berkembang di Indonesia ini, Imam pun mengaku dapat memetik pelajaran dan esensi dari bermain eSports.

"Kalau ada yang mengatakan eSports bukan olahraga, saya kira pandangan itu perlu diluruskan karena mereka juga bekerja sama dan menyiapkan fisik yang kuat," tutur Imam.

Mengaku sempat tegang karena beberapa kali salah dalam permainan, Imam bercerita bahwa ia diminta untuk rileks dan santai saja dalam bermain oleh rekan-rekan sekelompoknya.

"Nah untuk mencapai rileks ini kan perlu latihan, perlu pendamping dan juga motivator," imbuhnya.

Untuk ke depannya, Imam ingin para peserta dan pegiat eSports ini yang akan menjadi pelapis untuk persiapan SEA Games, multi-event, atau single event yang lebih besar nantinya.

"Karenanya, ke depan dalam konteks pembudayaan dan pengembangan, kami akan terus bekerjasama dengan Kemendikbud agar di masing-masing sekolah ini betul-betul terfasilitasi, bahkan harus ada rekomendasi dari Kepala Sekolah," jelas Imam.

Ikuti Terus Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%