Atlet eSports Indonesia di Asian Games Buka Suara soal Wacana Fatwa Haram PUBG

Sabtu, 23 Maret 2019 18:47 WIB
Penulis: Ridi Fadhilah Khan | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© esports.id
Ericko Lim, kontingen eSports Indonesia di Asian Games 2018. Copyright: © esports.id
Ericko Lim, kontingen eSports Indonesia di Asian Games 2018.

INDOSPORT.COM- Dalam beberapa minggu terakhir, wacana mengenai pelarangan atau pengeluaran fatwa haram untuk gim eSport Player Uknown's Battlegrounds (PUBG) menuai pro kontra di kalangan masyarakat.

Tak sedikit yang beranggapan bahwa fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat terlalu berlebihan.

Wacana tersebut diutarakan langsung oleh Rahmat Syafei, selaku Ketua MUI Jawa Barat, selepas teror di New Zealand yang menewaskan sedikitnya 49 orang.

Menurut Syafei, PUBG dapat memicu para pemainnya untuk bertindak anarkis, dan terorisme. Tentu saja pernyataan tersebut menuai pro kontra dari berbagai pihak, baik itu pemain profesional, amatir ataupun bukan peman gim PUBG.

Salah satu yang menolak keras larangan gim PUBG ini, tak lain adalah atlet kontingen eSport Indonesia di Asian Games 2019, sekaligus youtuber, Ericko Lim.

Dalam video berjudul "PUBG Haram!!" yang diunggahnya ke Youtube, Lim menuturkan berbagai alasan, serta pertanyaan mengapa larangan PUBG dikemukakan oleh MUI Jawa Barat.

Salah satu hal yang disoroti oleh pemuda berkacamat ini, apabila alasan larangan tersebut karena membawa dampak buruk, maka harus adil diterapkan ke seluruh platform Indonesia.

"Kenapa harus game? Itu sih yang enggak gua tahu, kenapa harus game? Padahal, kalau dibilang hal yang enggak mendidik di Indonesia itu banyak. Contohnya channel gua, terus yang kedua, bisa juga acara-acara tv yang isinya cuma pembodohan."

"Gua emang enggak main PUBG, tapi gua sebagai gamers, gua sadar kalau misalnya hal kayak gini benar terjadi ini bisa after effectnya tuh parah, karena bisa aja hal-hal lain nanti dikaitkan sama game, misalnya salah satu calon presiden enggak menang pemilu nyalahinya game," paparnya.

Lim mengakui sangat resah saat mengetahui kabar tersebut mencuat. Pasalnya gairah para pemain gim di Indonesia sedang panas-panasnya dengan hadirnya berbagai kompetisi E-Sport yang menjamur di Tanah Air.

Maka dari itu, Lim coba mengajak para youtubers, influencers, serta atlet yang berkecimpung di dunia eSports melakukan sebuah campaign #SaveGamers. 

"Gue tuh resah, takutnya. Ini kan e-sport di Indonesia lagi maju banget, dan PUBG adalah salah satu game E-Sports yang cukup besar di dunia dan di Indonesia."

"Makanya gua ajak semua orang, terutama influencer-influencer yang yang punya subscribers, followers, apalagi dia tuh youtuber gaming, yang naik gara-gara game yang berkutat masalah gaming. Yuk kita bikin #SaveGamers. Karena game kita bukan mengajarkan hal kekerasan aja," lanjutnya.

Menjelang akhir video, Lim yang memiliki 1,9 juta pengikut di channel youtubenya, mengatakan bahwa banyak hal-hal positif yang bisa didapat dari gim, ia memberikan contoh dirinya sendiri yang berhasil memiliki profesi tetap, serta bisa merubah hidup berkat gim.

Terus Ikuti Update eSport dan Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%