Tottenham Musim Ini Kurang Bersaing, Ernest Prakasa: Spurs Kekurangan Pelapis

Senin, 15 April 2019 15:35 WIB
Editor: Yohanes Ishak
© Instagram Ernest Prakasa dan IAN KINGTON/GETTYIMAGES
Komika papan atas Indonesia, Ernest Prakasa (kiri) mengidolakan klub Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur. Copyright: © Instagram Ernest Prakasa dan IAN KINGTON/GETTYIMAGES
Komika papan atas Indonesia, Ernest Prakasa (kiri) mengidolakan klub Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur.

INDOSPORT.COM - Komika ternama Indonesia, Ernest Prakasa menilai jika tim favoritnya, Tottenham Hotspur kurang bisa bersaing dalam perebutan gelar karena minimnya pelapis atau pemain pengganti yang sepadan.

Ya, harus diakui jika tim London Putih di musim 2018/19 ini memang mampu tampil cukup maksimal. Hanya saja, ketika badai cedera menghadang, Spurs harus rela kehilangan poin.

Berbicara kepada INDOSPORT, pria yang juga berprofesi sebagai aktor dan sutradara Tanah Air ini menilai karena tidak adanya pelapis dan tidak belanja membuat tim besutan Mauricio Pochettino tak mampu berbicara banyak.

“Sebenernya Poch tiap musim grafiknya naik terus, puncaknya di musim ini. Awal musim ini ngebut banget, tapi ya itu, belanjanya nol, jadi kekurangan pelapis,” papar Ernest.

Sebagai seorang fans, tentu saja ayah dua orang anak ini memiliki pandangan sendiri untuk klub kesayangannya tersebut.

Ia pun berharap agar pada musim depan, Tottenham dapat memperkuat lini depan yang menurutnya di musim ini masih kurang.

“Cari pelapis yang solid buat lini depan yang first rate striker lah, jangan sekelas (Fernando) Llorente,” tambahnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Malam pertama di Jakarta setelah balik dari London, Sky kena jetlag parah. Alhasil, jam 3 pagi kami malah duduk berdua di meja makan, makan roti sambil ngobrolin segala macem. Mulai dari obrolan ringan sampe mulai serius, bahkan gw cerita soal perubahan profesi gw dan bagaimana itu mempengaruhi keluarga kita dari segala aspek. Dan level pemahamannya dia bikin gw jadi tersadar, buset anak gw udah gede ya. Kelas 3 SD, hampir 9 tahun, ternyata udah bisa diajak ngobrol serius. Tadi malem, dia bilang. “Daddy, do u remember our late chat that night? I had a wonderful time. Love you”. Trus dia peluk gw. Oh man. Rasanya kayak ada bonding yg lebih kuat antara gw sama dia, hanya gara2 momen sesimpel itu. So fathers, please put down that phone and make time to talk to your younglings. You might be surprised of what a small yet meaningful conversation might bring. ❤️

A post shared by Ernest Prakasa (@ernestprakasa) on

Sejauh ini, Tottenham memang kerap mengandalkan Harry Kane sebagai mesin gol mereka dalam setiap kompetisi.

Jika Kane cedera, Tottenham sebenarnya masih punya 2 opsi striker murni lainnya pada diri Llorente dan Vincent Janssen. Namun keduanya tak mampu menunjukkan performa yang memuaskan.

Beruntung bagi Pochettino yang masih memiliki gelandang sayap, Son Heung-min yang mampu berperan sebagai striker sehingga saat sedang melakoni setiap laga, setidaknya mereka masih bisa memberikan ancaman dan mencetak gol.

Ikuti Terus Berita Sportainment dan berita olahraga lainnya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%