Fakta Unik Pemenenang The International Dota 2 dari Tahun ke Tahun

Selasa, 11 Juni 2019 19:00 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
© WallpapersCraft/glitched.africa/Dota 2/Eli Suhaeli/INDOSPORT
Ilustrasi eSports Dota 2. Copyright: © WallpapersCraft/glitched.africa/Dota 2/Eli Suhaeli/INDOSPORT
Ilustrasi eSports Dota 2.

INDOSPORT.COM - The International Dota 2 akan diselenggarakan di Mercedes-Benz Arena, Shanghai China. Kabar ini sudah terkonfirmasi resmi melalui akun twitter resmi Dota 2. Untuk tanggal penyelengaraannya dimulai pada tanggal 20-25 Agustus.

Bila berbicara mengenai sebuah kompetisi maka kita juga akan berbicara mengenai siapa yang akan juara di kompetisi tersebut. Pada kompetisi The International Dota 2 terdapat keunikan pada juaranya.

Para penggemar Dota 2 biasa menyebutnya tim China dan tim  Negara Barat, karena pada setiap tahun penyelenggaraannya baik tim China maupun tim Negara Barat selalu silih berganti menjadi juaranya.

Kejadian unik tersebut dimulai dari The International pertama pada 2011, di mana Natus Vincere atau NAVI yang berasal dari Ukraina atau tim Negara Barat, berhasil keluar menjadi juara setelah mengalahkan EHOME atau tim China dengan skor 3-1.

Lalu di tahun berikutnya, tim Invictus Gaming berhasil menjadi juara setelah mengalahkan jawara tahun lalu yaitu Natus Vincere atau NAVI dengan skor 3-1, serta menjadi tim China pertama yang menjadi juara.

Di tahun ketiga penyelenggaraan The International Dota 2, tim Negara Barat kembali menjadi juara. Namun kali ini Alliance yang berasal dari Swedia-lah yang menjadi juara setelah mengandaskan perjuangan Natus Vincere dengan skor ketat 3-2, dan lagi-lagi NAVI harus kandas di final untuk kedua kalinya.

Pada tahun keempat, terjadi all China final di mana dua tim asal China bertemu di partai puncak. Newbee berhasil mengalahkan Vici Gaming dengan skor 3-1. Dengan ini tim China kembali berhasil mengambil piala The International dari tim Negara Barat.

The International ke-5 pada tahun 2015, tim Negara Barat kembali mengambil tahta The International dari tim China, setelah Evil Geniuses yang berasal dari Amerika Serikat berhasil mengalahkan CDEC Gaming dengan skor 3-1.

Di tahun 2016 pada The International Dota 2 ke 6 tim Negara China kembali mengambil tahta The International Dota 2. Wings Gaming berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Digital Chaos dengan skor 3-1.

Pada kompetisi selanjutnya di The International 2017 tim Negara Barat kembali menjadi juara sekaligus mengambil alih tahta dari tim China, setelah Team liquid mengalahkan tim China Newbee dengan skor telak 3-0.

Pada tahun selanjutnya di The International Dota 2 2018 tradisi juara bergantian ini runtuh setelah tim Negara Barat kembali menjadi juara. Tim OG berhasil mengalahkan PSG.LGD yang berasal dari China dengan skor ketat 3-2.

Akankah tahun ini tim China berhasil kembali mengambil alih tahta The International Dota 2 dari tim Negara Barat?Menarik untuk dinantikan hasil The International Dota 2 apalagi gelaran tahun ini akan diselenggarakan di China.

Penulis: Prasetio Abdul Jabbar

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%