Jelang Rilis Film Susy Susanti, Nonton Bioskop Juga Ada Unsur Sehatnya

Senin, 29 Juli 2019 12:56 WIB
Penulis: Martini | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Instagram
Film yang mengangkat kisah hidup Susy Susanti bisa menjadi motivasi para penonton. Copyright: © Instagram
Film yang mengangkat kisah hidup Susy Susanti bisa menjadi motivasi para penonton.

INDOSPORT.COM – Salah satu gaya hidup kekinian yang gemar dilakukan sejumlah kalangan adalah menonton film terbaru di bioskop, namun siapa ada unsur kesehatan di balik kegiatan tersebut?

Film-film berbau olahraga juga telah banyak ditayangkan di bioskop Tanah Air, salah satu yang terbaru adalah film Susi Susanti-Love All, menceritakan pengalaman legenda pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Susy Susanti, dalam meraih prestasi tertinggi di dunia.

Sosok Susy Susanti muda diperankan oleh artis cantik Laura Basuki, dengan Daniel Mananta sebagai produser, sehingga film ini diprediksi akan menjadi serbuan masyarakat pencinta bulutangkis. Film Susi Susanti-Love All akan tayang mulai 18 Agustus 2019 di seluruh bioskop Indonesia.

Membahas tentang film dan bioskop, rupanya aktivitas santai ini juga memiliki unsur kesehatan. Mulai dari melepas kepenatan, asal didukung dengan tempat duduk yang nyaman dan arah pandang yang lurus.

Terdapat pula manfaat sinematerapi ketika seseorang menyaksikan film-film tertentu. Seperti namanya, sinematerapi adalah sebuah terapi kesehatan yang dilakukan dengan cara menonton film.

Aktivitas ini sudah dikembangkan dalam upaya mengobati pasien yang merasa frustrasi, depresi, dan gangguan mood lainnya. Seperti misalnya film Susi Susanti-Love All, tayangan perjuangan Susy Susanti hingga menjadi juara dunia bulutangkis. 

Itu adalah sebuah motivasi yang bisa mendorong para penonton untuk memiliki semangat serupa. Masing-masing individu akan mendapat motivasi beragam saat menyaksikan film.

Namun perlu diingat, bioskop memang menyediakan camilan yang bisa disantap, umumnya adalah popcorn atau softdrink. Upayakan untuk tetap menjaga asupan nutrisi pada makanan, sebab kandungan manis pada dua camilan tersebut bisa berpengaruh pada kondisi kesehatan.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%