Tempat Wisata Menarik yang Ada di Sekitar Venue Piala Dunia U-20 2021, Stadion Manahan

Senin, 2 Desember 2019 08:11 WIB
Editor: Abdurrahman Ranala
© Ronald Seger Prabowo/INDOSPORT
Penampakan Stadion Manahan Solo, salah satu calon venue Piala Dunia U-20 2021. Copyright: © Ronald Seger Prabowo/INDOSPORT
Penampakan Stadion Manahan Solo, salah satu calon venue Piala Dunia U-20 2021.

INDOSPORT.COM - Stadion Manahan diproyeksikan menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 2021. Berikut tempat wisata yang bisa dikunjungi di sekitar Stadion Manahan. 

Indonesia, resmi diumumkan oleh FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 pada Kongres FIFA, 24 Oktober 2019 lalu di Shanghai, China. 

Indonesia berhasil mengalahkan Peru yang menjadi saingan utama dalam pencalonan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. 

Ini adalah kesempatan pertama bagi Indonesia menjadi tuan rumah dari turnamen resmi FIFA. Sedangkan bagi Timnas Indonesia U-20, ini adalah keikutsertaan yang kedua, setelah Piala Dunia U-20 1979. 

Sejak awal pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, PSSI mengusulkan 10 stadion sebagai calon venue. Salah satu stadion yang diusulkan adalah Stadion Manahan, Solo. 

Berkaca dari event sepak bola internasional yang digelar di berbagai negara, tempat wisata di sekitar venue atau stadion menjadi salah satu primadona yang dikunjungi banyak orang. 

Contohnya saat Asian Games 2018 lalu, kawasan di sekitar venue setiap harinya dikunjungi ratusan hingga ribuan orang. Hal ini lumrah terjadi, apalagi untuk event sekelas Piala Dunia atau Piala Dunia U-20. 

Tempat-tempat wisata di sekitar stadion bisa menambah pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung, sebelum atau sesudah menyaksikan pertandingan sepak bola. 

Untuk itu INDOSPORT menyajikan beberapa tempat wisata di dekat venue Piala Dunia U-20 2021 yang bisa dikunjungi. Berikut tempat wisata yang bisa dikunjungi di sekitar Stadion Manahan

Sekilas Tentang Stadion Manahan

Stadion Manahan mulai dibangun pada tahun 1989 dan membutuhkan waktu 9 tahun untuk menyelesaikannya. Pada 21 Februari 1998 Stadion Manahan diresmikan oleh Presiden Soeharto. 

Setahun berselang, Stadion Manahan digunakan sebagai lokasi puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-XVI. Stadion Manahan kemudian menjadi home base beberapa klub. 

Mulai dari Pelita Solo, Persijatim Solo FC, dan juga Persis Solo. Stadion ini juga sering jadi tempat "pengungsian" beberapa klub lain. 

Mulai dari Persija Jakarta, Persik Kediri saat bertanding di Liga Champions Asia, dan juga Persibo Bojonegoro pada laga AFC Cup 2013.

Timnas U-16, Timnas U-19, Timnas U-23, hingga Timnas Senior juga pernah menggunakan Stadion Manahan sebagai tempat bertanding dan juga pemusatan latihan. 

Even besar lainnya yang pernah digelar di Stadion Manahan adalah ASEAN Para Games 2011. 

Stadion Manahan mulai direnovasi pada Agustus 2018 lalu. Renovasi ini mengubah wajah Stadion Manahan dari sebelumnya. 

Kini Stadion Manahan memiliki atap di seluruh tribun stadion, rumput yang sebelumnya adalah Dactylon Cynodon (bermuda) diganti dengan Zoysia Japonica. 

Stadion Manahan kini juga dilengkapi dengan kursi tunggal atau single sheet dan membuat kapasitas stadion berkurang menjadi 18.806 penonton saja. 

Keraton Kasunanan Surakarta

© TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNA PRADIPHA
Keraton Kasunanan Surakarta. Copyright: TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNA PRADIPHAKeraton Kasunanan Surakarta.

Tak hanya Yogyakarta, Surakarta juga memiliki keraton. Keraton Kasunanan Surakarta sendiri dibangun pada tahun 1744 oleh Susuhunan Pakubowono II. 

Pada salah satu bagian keraton, terdapat museum yang berisi benda-benda koleksi kerajaan seperti gamelan. 

Keraton Surakarta dibuka untuk umum pukul 09.00-14.00 WIB setiap Senin-Kamis, dan pukul 09.00-15.00 WIB pada Sabtu-Minggu, sedangkan hari Jumat tutup. 

Taman Sriwedari 

© detik.com
Taman Sriwedari di Solo. Copyright: detik.comTaman Sriwedari di Solo.

Kompleks Taman Sriwedari merupakan Taman Hiburan Rakyat yang letaknya bersebelahan dengan Stadion Sriwedari. Berbagai atraksi kesenian dapat disaksikan di taman ini. 

Mulai dari wayang orang, pentas musik, hingga dance. Taman Sriwedari menjadi pusat hiburan, seni, dan budaya masyarakat Solo. 

Pura Mangkunegaran 

© nezatransport.com
Pura Mangkunegaran. Copyright: nezatransport.comPura Mangkunegaran.

Pura Mangkuneran dibangun pada tahun 1757 dan memadukan arsitektur tradisional Jawa dan Eropa. Bangunan megah dengan halaman luas ini memiliki berbagai koleksi peninggalan Kerajaan Mataram dan Majapahit. 

Benteng Vastenburg 

© pesona.travel
Benteng Vastenburg. Copyright: pesona.travelBenteng Vastenburg.

Bangunan peninggalan masa kolonial Belanda ini dibangun pada rentang waktu 1774-1779. Benteng Vastenburg didirikan oleh Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff. 

Pasar Klewer 

© kompas.com
Pasar Klewer di Solo. Copyright: kompas.comPasar Klewer di Solo.

Pasar Klewer menjadi salah satu lokasi wisata belanja di Solo. Jika wisatawan ingin membeli kain batik, maka Pasar Klewer bisa menjadi jawabannya. 

Galabo

© indonesiakaya.com
Galabo, Pusat Kuliner di Solo. Copyright: indonesiakaya.comGalabo, Pusat Kuliner di Solo.

Galabo atau Gladak Langen Bogan merupakan kawasan wisata kuliner di Solo. Mulai dibuka pukul 17.00 WIB, tempat ini cocok untuk menikmati suasana malam di Solo. 

Mulai dari nasi liwet, gudeg ceker, sate kere, tengkleng, hingga wedang ronde dapat ditemukan dengan harga yang murah dan rasa yang lezat. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
100%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%