Sang Kakak Bunuh Diri, Gronya Somerville Bicara soal Kesehatan Mental

Sabtu, 12 September 2020 21:35 WIB
Penulis: Katarina Erlita Cadrasari | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© Instagram/Gronya Somerville
Pebulutangkis ganda putri Australia, Gronya Somerville ternyata menyimpan kisah pilu dalam hidupnya lantaran sang kakak meninggal dengan cara bunuh diri. Copyright: © Instagram/Gronya Somerville
Pebulutangkis ganda putri Australia, Gronya Somerville ternyata menyimpan kisah pilu dalam hidupnya lantaran sang kakak meninggal dengan cara bunuh diri.

INDOSPORT.COM - Pebulutangkis ganda putri Australia, Gronya Somerville ternyata menyimpan kisah pilu dalam hidupnya lantaran sang kakak yang bernama Julian Somerville meninggal dengan cara bunuh diri.

Kisah pilu itu diceritakan oleh Gronya Somerville dalam sebuah postingan di media sosial Instagram yang diunggah pada Jumat (11/09/20).

"Ini adalah hari R U OK di Australia. Sulit untuk diceritakan dan saya bingung harus mulai dari mana, berapa banyak detail cerita yang harus ditambahkan. Berusaha untuk tidak bercerita menggunakan kata-kata yang salah jadi saya akan menulis sisanya," tulis Gronya.

"Kakak saya bunuh diri pada 2019 lalu setelah bertahun-tahun berjuang melawan masalah kesehatan mental seperti, skizofrenia, depresi, bipolar. Ini adalah hal tersulit yang harus saya dan keluarga lalui," sambungnya lagi.

Masalah kesehatan mental itu membuat kakak Gronya Somerville yang bernama Julian Somerville tidak bisa mengendalikan diri hingga memutuskan untuk mengakhiri hidup.

"Saya tahu dia memiliki hati yang paling murni dan tidak bersalah seperti anak kecil. Memutuskan untuk menjadi vegan selama beberapa tahun terakhir hingga menolong seekor cacing keluar dari jalur skate-nya," tulis Gronya.

"Masalah itu membuatnya tidak bisa menjalani kehidupan dengan pantas terlebih masalah kesehatan lainnya yang membuat beban hidupnya terlalu berat. Salah satu bagian tersulit adalah melihat ibu saya harus merawat putra satu-satunya, melihat dia menderita, dan mengalami trauma."

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Gronya Somerville - Badminton🏸 (@gronyasomerville) on

"Kini saya mengalami penderitaan lain yakni ketika harus menghibur ibu saya setelah kematiannya, melihat semua kenangan di sekitar rumah dan kekosongan pasca kepergiannya. Rasa sedih itu terasa semakin berat ketika saya harus pergi untuk olahraga," sambungnya lagi.

Julian Somerville meninggal dunia di usia 30 tahun. Nahasnya, insiden bunuh diri yang dilakukan Julian terjadi ketika Gronya Somerville sedang maju bertanding di Malaysia Open 2019.

Gronya Somerville berharap agar para netizen tidak menyepelekan soal masalah kesehatan mental. Segeralah mencari bantuan dari ahli seperti psikolog untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Bagaimanapun juga mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri adalah keputusan yang salah.

IDS Emoticon Suka
Suka
100%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%