Buntut Siksa Mantan Pacar, Jerome Boateng Dijatuhi Hukuman Denda Milyaran

Jumat, 10 September 2021 09:55 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Indra Citra Sena
© Alexander Hassenstein/Getty Images
Kasus penyiksaan yang dilakukan oleh Jerome Boateng terhadap mantan pacarnya, Sherin Senler kini menemui babak baru, yakni dijatuhi hukuman denda fantastis. Copyright: © Alexander Hassenstein/Getty Images
Kasus penyiksaan yang dilakukan oleh Jerome Boateng terhadap mantan pacarnya, Sherin Senler kini menemui babak baru, yakni dijatuhi hukuman denda fantastis.

INDOSPORT.COM – Kasus penyiksaan yang dilakukan oleh Jerome Boateng terhadap mantan pacarnya, Sherin Senler kini menemui babak baru, dengan pemain anyar Olympique Lyon itu dijatuhi hukuman denda senilai milyaran rupiah.

Boateng yang baru saja tampil dalam persidangan di Munchen resmi divonis bersalah karena telah melakukan kekerasan sehingga melukai mantan pacarnya saat liburan di Karibia pada 2018 lalu.

Sebagaimana diketahui bahwa Sherin Senler yang juga ibu dari putri kembar Boateng, telah melaporkan pemain asal Jerman itu ke pihak kepolisan setempat, usai menuduhnya melemparkan lampu serta ke kotak pendingin kecil.

Melansir dari laman RT Sports, aksi Jerome Boateng tersebut pun membuat lengan Senler terluka. Tak sampai di situ, Boateng juga dituduh melakukan kekerasan lainnya.

Penasehat hukum turut menyatakan bahwa eks bintang Bayern Munchen itu telah melakukan kekerasa verbal dengan menghina Senler, memukul serta menjambak rambutnya.

Namun Boateng membantah tuduhan tersebut, dan melakukan pembelaan dengan menceritakan perspektif yang kontras tentang dugaan insiden itu, serta mengatakan mereka bertengkar setelah perselisihan karena permainan kartu.

Boateng juga menambahkan bahwa Sherin Senler telah memukulnya sehingga menyebabkan luka di bagian bibirnya, sebelum ia mendorongnya dan jatuh ke lantai.

Boateng juga terus mengatakan dia melemparkan bantal ke meja karena frustasi sehingga menyebabkan lampu terjatuh ke lantai.

Akan tetapi pembelaan Jerome Boateng tak mampu membuatnya terhindar dari tuduhan. Jaksa setempat tetap membuat ia resmi divonis bersalah.