Jago Bela Diri Sejak Remaja, Yayan Ruhian Pernah Bikin Orang Kelenger Sekali Pukul

Sabtu, 23 Oktober 2021 17:45 WIB
Penulis: Maria Valentine | Editor:
© Arif Rahman/INDOSPORT
Pesilat sekaligus aktor, Yayan ‎Ruhian. Copyright: © Arif Rahman/INDOSPORT
Pesilat sekaligus aktor, Yayan ‎Ruhian.

INDOSPORT.COM – Yayan Ruhian bercerita bagaimana serunya pengalaman ia di masa lalu dalam podcast Deddy Corbuzier. Tak disangka, aktor yang terkenal berkat peran sebagai Mad Dog itu memang sudah suka ribut sejak remaja.

“Dulu pas masa-masa SMA sebelum ke Jakarta, saya kan bagian dari tim sepak bola nih di kampung. Percaya atau enggak, badan saya paling kecil. Tapi saya ditempatkan di posisi penjaga gawang. Jadi kalau orang sudah rame seru-seru gitu ada teriakan, ‘gak ada yang lebih kecil lagi untuk jaga gawang?’” bukanya.

“’Mesti tahu dulu nih’, saya bilang. Siapa lawan yang pertama datang, pasti saya bikin terkapar. Asli.”

“Kalau di lapangan itu saya senang ribut karena saya aman, banyak penonton. Kalau ada yang ribut langsung dibubarin kan. Gak rusuh jadinya, cuma rusuh terbatas. Begitu selesai, kita samperin saja (bilang) ‘sorry lah’.”

Namun yang terpenting adalah dari pengalamannya yang suka baku hantam, Yayan Ruhian belajar untuk berhati-hati dan mengontrol emosinya.

“Tapi terlepas dari itu, olahragawan itu selalu punya sisi sportivitas, kapan saatnya emosi, kapan saatnya selesai,” tandasnya.

“Yang bikin saya hati-hati, saya pernah pas lagi bertanding, (ada yang bilang) ‘sikat aja tuh kipernya, cuma segede gitu’. Begitu orang pertama datang, saya sikat pakai dengkul, udah, diangkat muntah-muntah."

Besoknya, sang murid datang menemuinya untuk meminta bantuan. Rupanya, ‘korban’ yang dihantam Yayan adalah kakak sang murid dan ia meminta Yayan untuk menyembuhkan tubuh sang kakak yang biru-biru dengan transfer tenaga.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
50%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
50%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%