Ikut Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Jak Angel Jess Amalia Tidak Yakin Liga 1 Ditunda Cuma Seminggu

Minggu, 2 Oktober 2022 16:23 WIB
Penulis: Miranti | Editor: Isman Fadil
© [email protected]_amalia20
Selebgram dan Jak Angel Persija Jakarta, Jess Amalia, ikut menyematkan duka mendalam atas kericuhan Liga 1 di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Copyright: © Instagram@jess_amalia20
Selebgram dan Jak Angel Persija Jakarta, Jess Amalia, ikut menyematkan duka mendalam atas kericuhan Liga 1 di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

INDOSPORT.COM – Selebgram dan Jak Angel Persija Jakarta, Jess Amalia, ikut menyematkan duka mendalam atas kericuhan Liga 1 di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Jess Amalia melalui instagramnya memaparkan rasa duka mendalam atas insiden kericuhan yang berujung pada meninggalnya ratusan supporter Arema FC vs Persebaya Surabaya.

“Turut berduka atas kejadian di Malang (Kanjuruhan). Tidak ada sepak bola yang sebanding dengan nyawa,” tulis Jess Amalia dengan sebuah foto hitam di instagramnya @jess_amalia20.

Kemudian pada unggahannya di waktu lain, Jess Amalia juga membagikan screenshot tentang keputusan PT Liga Baru Indonesia (PT LIB) yang menunda sepekan kompetisi Liga 1 2022-2023.

“Bingung mau nyalahin siapa, yang jelas semua jadi kena. Gak yakin cuma ditunda seminggu, Mungkin nanti bisa lama lagi,” resah Jess Amalia.

Ya, sebagai jak angel sebutan supporter wanita klub Persija Jakarta, Jess Amalia  tentu resah karena tim kesayangannya harus menunda big match melawan Persib Bandung. 

Big match pekan ke-11 Liga 1 antara Persib Bandung vs Persija Jakarta sejatinya akan digelar pada hari ini, Minggu (02/10/22), pada pukul 16.00 WIB.

Selain itu di hari ini, juga sejatinya ada pertandingan menarik antara PSIS Semarang vs Bhayangkara FC pada pukul 20.30 WIB.

Namun ketimbang kecewa karena ditundanya laga Persib vs Persija, Jess Amalia jauh lebih sedih ketika mendengar bagaimana para suporter harus meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan Malang.

Dua supporter tim besar Arema FC dan Persebaya Surabaya terlibat insiden dengan aparat kepolisian sesaat pasca tim tuan rumah menelan kekalahan 2-3 di pekan ke-11 Liga 1.